Minggu, 07 April 2013

Koedelos in MIHAS 2013

Koedelos hadir lagi di Malaysia International Halal Showcase 2013 yang diadakan tanggal 3-6 April 2013. Sama seperti tahun sebelumnya, respons pengunjung terhadap Koedelos Frozen Brownies luar biasa sekali.


Tahun ini Koedelos bersanding dalam satu booth dengan The Dream's Cake yang digawangi oleh Dara dan Galuh.


Semoga tahun depan Koedelos bisa nge-MIHAS lagi ya :D

Special thanks to Dara and Galuh yang udah boyong Koedelos ke Malaysia.


Rabu, 03 April 2013

koedelos with moccachino transtv

tanggal 2 April 2013, koedelos mendapat kehormatan untuk diliput oleh team moccachino transtv (@Moccachino TRANS). serunya ada tya ariestya yang ikutan masak dan jajal varian saji koedelos.

cuaca mendung ngga ngurangin semangat untuk mengeksekusi variasi saji koedelos dan rasanya proses syuting yang bertempat di bober cafe #tropicana (@BoberCafe) berjalan cepat.

terimakasih untuk bober cafe yang bersedia meminjamkan tempat dan team mocacino transtv yang uda bersedia datang ke bandung dan meliput @koedelos.


Senin, 18 Maret 2013

Usaha Brownies Kreatif Sekarang Cukup Menjanjikan


Posted on February 4, 2013


Semua usaha memang membutuhkan promosi agar diketahui masyarakat secara luas. Beragam promosi dijalani para pelaku usaha, guna nnemperkenalkan produk yang dijual. Tak terkecuali dengan para pelaku usaha Brownies.

Salah satu teknik promosi klasik yang kerap dilakukan para pelaku usaha adalah membagikan tester. Seperti yang dijalani oleh Dirgantara Putra, pemilik Kassafa Brownies Teta di Manggarai-Jakarta Selatan. Pria berusia 30 tahun ini kerap membagikan tester kepada calon konsumen ketika mengikuti pameran kuliner.

Cara ini dinilai cukup ampuh untuk “memaksa” calon konsumen untuk datang menyambangi gerai Kassafa Brownies Teta dan mencicipi cita rasa Brownies yang ditawarkan seperti Ratu Adelin dan Parmarindra Adisty, pemilik Koedelos Frozen Brownies, di Bandung-Jawa Barat yang memperluas jaringan pemasaran dengan menerapkan sistem keagenan atau reseller.

Meski baru berjalan selama 2 tahun, kini Adel dan Ririn telah memiliki sekitar 17 reseller, yang bukan hanya tersebar di Bandung-Jawa Barat, tapi juga di Jakarta, Bekasi, Cimahi, Depok, Jambi, Surabaya-Jawa Timur, Lampung dan beberapa kota di Kalimantan seperti Balikpapan dan Samarinda, serta pulau Sulawesi seperti Palu.

Bila ditelusuri dari penjualan para pelaku usaha Brownies yang di temui, dapat ditarik kesimpulan bahwa usaha berbasis Brownies kreatif cukup menjanjikan. Hal ini dapat dilihat dari omset yang diraup mereka tiap bulannya.

Lihat saja pendapatan yang dikantongi Koedelos Frozen Brownies dari penjualan Brownies Aneka Rasa di outlet dan para reseller-nya. Atau seperti pemilik Simply Simple Baked Brownies, Dorinda Herianti, yang mengelola usaha Brownies rumahan.

Karena hanya melayani order berdasarkan pesanan saja, dan masih mengelola usaha sendiri tanpa merekrut karyawan serta menyewa outlet, keuntungan bersih yang masuk ke kantong pribadi Dorin pun sangat menggiurkan. Hingga mencapai 80% dari omset sebesar Rp 33 juta per bulannya.